Cara Pengobatan Patah Tulang

Berikut Tips Pengobatan Patah Tulang menurut Dr. Rahyussalim, SPOT K-Spine, ahli bedah dari Fakultas Kedokteran UI.

Patah tulang umumnya di sebut juga dengan fraktur dan di golongkan menjadi 2 macam, yaitu fraktur tertutup dan farktur terbuka. Pada fraktur terbuka, tulang sebagian atau keseluruhan tulang yang patah terlihat menembuh kulit. Sedangkan pada fraktur tertutup, tulang yang patah tidak sampai keluar melewati kulit.

Cara Pengobatan Patah Tulang

Gejala yang biasanya terjadi adalah rasa nyeri ringan yang terlokalisir pada bagian yang patah dan akan semakin memberat jika di gerakan. Selain itu, juga bisa terjadi bengkak di sekitar bagian yang cedera, memar, luka lecet dan pendarahan sampai tidak bisa menggerakan anggota badan karena patah tulang tersebut.

Berikut tips bagaimana cara pengobatan patah tulang yang baik dan benar menurut Dr. Rahyussalim, SPOT K-Spine, ahli bedah orthopedi dan tulang belakang dari Fakultaas Kedokteran Universitas Indonesia atau RS.Cipto Mangunkususmo Jakarta.

Tips pertama sebaiknya untuk hindari berobat ke para paraktisi pengobatan patah tulang atau orang mengenalnya istilah Dukun. Karena banyak dukun patah tulang yang membuka praktik tanpa kita ketahui kompetensinya sehingga tidak dapat di pertanggung jawabkan ” Tutur Dr.Rahyussalim.

Walaupun ada beberapa tempat pengobatan alternatif yang dukun patah tulang tersebut telah mendapat pelatihan dan kompeten untuk dapat menangani patah tulang ringan, tetapi banyak sekali laporan kasus yang menyebutkan penderita patah tulang masih memiliki beberapa keluhan yang bervariasi, mulai dari masih merasakan nyeri, jalannya pincang, anggota badan bengkok, gerakan sendi yanga tidak optimal dan terjadi pemedekan ruas tulang yang segnifikan.

Dokter lagi mengatakan, “Patah tulang yang di obati dukun sering kali mengakibatkan tangan pasien tidak bisa berfungsi dengan baik, atau jalan pasien jadi pincang karena kakinya panjang sebelah, padahal, bila penderita melakukan pengobatank ke klinik ortopedi dan kemudian mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan pelayanan ortopedi yang di capai oleh ortopedi indonesisa saat ini, maka saya optimis mengatakan, 95% gejala sisa itu dapat di atasi dan seharusnya tidak terjadi ”

Jika yang di alami hanya masalah patah, maka kesembuhan terjadi ketika ujung-ujung tulang yang patah tepat menyambung pada posisi patahan. Dan untuk mengembalikan ujung-ujung yang patah itu akan dilakukan reposisi, dan untuk memberikan kesempatan tulang menyambung akan di pasang penyangga.

hal Ini yang sering terjadi di lakukan oleh dukun patah tulang, tidak dapat di lakukan dengan baik. Misalnya, reposisi yang seadanya, kemudian memasang penyangga yang tidak stabil sehingga mudah bergeser, kadang terlalu kencang sehingga menggangu pembuluh darah. Memanipulasi yang tidak tepat memang pada akhirnya akan menyebabkan tulang yang patah dapat menyambung, tetapi tidak dalam posisi normal” tambahnya dari Dr. Rahyussalim.

Tujuannya dari pengobatan itu sendiri adalah untuk menempatkan ujung-ujung dari patah tulang supaya satu sama lain saling berdekatan dan untuk menjaga agar tetap menempel sebagaimana mestinya.

Salah satu tips terakhir agar dapat membantu mempercepat proses penyembuhan patah tulang yaitu diantaranya dengan mengkonsumsi Kalsium. Kini ada produk yang sudah teruji dan terbukti sangat ampuh membantu proses penyembuhan patah tulang atau pun tulang retak. Nama produknya yaitu Nutrient High Calcium Powder. Produk ini memiliki kandungan kalsium yang sangat tinggi yaitu mencapai 4000mg/100gr atau 40 kali lipat kandungan kalsiumnya dari susu sapi biasanya, dan kelebihanya lainya produk ini penyerapannya mencapai 95%, sudah di uji di laboratorium ITB. Di samping itu sudah sertifikasi di BPOM RI dan Halal MUI, jadi sangat aman di konsumsi tanpa efek samping.

Untuk konsultasi dan pemesanan bisa langsung kontak SMS/WA 0819.4485.0253 atau via Pin BB 24CF807A.

This entry was posted in Cara Pengobatan Patah Tulang and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>